Rabu, 24 Januari 2018

gara gara kucing

Hai blogger...

Hari ini mau cerita satu kisah, kisah yang mungkin banyak yang ngalamin. Dari cerita yang mungkin banyak yang nganggep ini sepeleh. Tapi coba kita liat dari cerita ini ya... semoga dapet diambil pelajaran... Tapi ini bukan cerita yang aku alami ya... i just shared, maybe you can learn with that.
Pagi pagi ada seorang bapak yang terganggu dengan kucing tetangganya. Karena rumahnya sering ada poop kucing. Udah lama, karena terlalu seringnya kucing tetangganya poop di rumahnya. Sang bapak ini menegur sang pemilik kucing... dengan berkata, "maaf sebelumnya kucing milikmu sering poop di rumahku, dan tidak hanya rumahku tetangga lain pun merasakan hal yang sama".
Tidak ada hari tanpa membersihkan poop kucing.

Wajar, karena pemilik rumah adalah orang yang bersihan, jadi ia sangat tidak menyukai yang berbau kotor. Setelah ditegur... ternyata pemilik kucing marah dengan mencaci maki pemilik rumah. Yang bikin aneh... ia mencaci seseorang yang menegur untuk kebaikannya untuk lebih peduli dengan hewan peliharaannya. Dan lebih aneh lagi, sebenarnya cacian tersebut tidak ada kaitannya dengan hal teguran tersebut, melainkan tentang keseharian bapak pemilik rumah yang sering di rumah. Alhasil, bapak pemilik rumah pun bingung dengan maksud perkataan pemilik kucing dengan nada pemilik kucing yang seperti mengajak bertengkar dan dengan mencaci maki dirinya. Lalu sang bapak pemilik rumah pun langsung menjawab jika ada yang sesuatu yang buruk (karena hendak bertengkar/memukul aku kurang tau) saya akan laporkan anda ke polisi. Lalu sang bapak pemilik rumah kembali ke rumahnya.

Pokok  dan sesuatu yang bisa diambil pelajaran dari yang aku bahas ini... setidaknya pemilik kucing lebih mengetahui hak hak tetangga yang harus ia penuhi seperti tidak mengganggu tetangga, dll. Dan sebaiknya ia harus lebih bisa mendengar saran dari seseorang yang menasehatinya dengan lapang dada. Toh... bapak itu tidak menegur dengan keras... bapak itu berbicara dengan sopan. Dan yang dibicarakan juga kebaikan. 

Kan dalam hadits sudah disebutkan 
النظافة من الايمان
Kebersihan adalah sebagian dari iman

Kedua, masalah mencaci maki... bapak ini kesehariannya sering membersihkan rumah seperti manyapu, mengepel, menyiram tanaman di depan rumah, dll. Sebenarnya itu bukan hal yang harus dipermasalahkan bagi seseorang, melainkan ia harus bangga memiliki tetangga yang bersih dan peduli terhadap kebersihan dan lingkungan. Dan ia mencaci bapak pemilik rumah dengan kata yang kasar seperti, "udah kayak pembantu aja nyapu, ngepel di rumah". 
Aku menanggapi hal ini dengan sadar... yang dipermasalahkan karena bapak itu lelaki sedang istrinya bekerja... apa masalah bapak pemilik kucing jika bapak pemilik rumah dengan istrinya tidak masalah dengan kegiatan mereka. Tapi kenapa harus bapak pemilik kucing yang harus ribet banget ngurusin hidup orang. Toh... itu adalah masalah keluarga bapak pemilik rumah. Tidak pantas seseorang membahas hal pribadi seseorang terutama membahas hal keluarga dan kegiatannya di rumah.

Ini dulu yang mau aku shared... semoga bermanfaat dan dapat di ambil pelajaran dari kisah ini... maaf kalo ada salah kata ya... aku shared ini bukan untuk nyindir seseorang tapi buat pelajaran untuk kita semua.     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar